Mubes IAA Malang Raya Tegaskan Regenerasi Kepemimpinan dan Penguatan Peran Alumni
![]() |
| Peserta Mubes IAA Cabang Malang Raya, sedang foto bersama |
Malang Raya, Rulis: Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Cabang Malang Raya kembali menggelar Musyawarah Besar (Mubes) sebagai agenda strategis organisasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum rutin, tetapi juga momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat jaringan alumni dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.
Mubes dihadiri oleh alumni dari berbagai latar belakang profesi dan lintas generasi. Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus refleksi bersama terkait peran alumni dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi.
Dalam forum tersebut, peserta menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berlandaskan nilai amanah, integritas, dan kebersamaan. Selain memilih ketua umum yang baru, Mubes juga dimanfaatkan untuk merumuskan arah kebijakan organisasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan alumni dan masyarakat luas.
Ketua panitia pelaksana, Moh. Iqbal, menyampaikan bahwa Mubes dirancang sebagai wadah untuk mempererat ukhuwah antarsesama alumni sekaligus mendorong kontribusi nyata organisasi di tengah masyarakat.
“Mubes ini bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang bersama untuk memperkuat kebersamaan dan merumuskan langkah konkret ke depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Khairur Roziqin menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai pergantian figur, tetapi juga mencakup pembaruan pola pikir dan cara bertindak agar organisasi tetap relevan.
“Regenerasi harus diiringi dengan perubahan cara pandang dan strategi, sehingga organisasi mampu menjawab kebutuhan zaman,” kata Khairur.
Selain agenda pemilihan ketua umum, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi tematik yang membahas peran strategis alumni dalam pembangunan berbasis nilai-nilai keislaman. Diskusi tersebut mencakup isu penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Para peserta sepakat bahwa IAA Malang Raya harus mampu menjadi penggerak kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemimpin baru yang terpilih diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat solidaritas internal sekaligus memperluas jejaring eksternal organisasi. Dalam sambutannya, ketua terpilih menegaskan komitmennya untuk mengedepankan prinsip kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
“Ikatan Alumni Annuqayah Malang Raya harus menjadi rumah bersama yang inklusif, produktif, dan berorientasi pada kemaslahatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui program kerja, tetapi juga melalui peningkatan partisipasi aktif seluruh anggota alumni.
Mubes ini turut menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antaralumni. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya ikatan emosional yang tidak hanya dibangun dari latar belakang pendidikan yang sama, tetapi juga dari nilai-nilai kebersamaan yang terus dijaga.
Salah satu peserta, Rizal, menyampaikan bahwa hasil Mubes diharapkan mampu membawa organisasi memasuki fase baru yang lebih progresif.
“Regenerasi kepemimpinan yang berjalan seiring dengan konsolidasi organisasi akan memperkuat peran alumni sebagai agen perubahan bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Mubes ini, IAA Malang Raya diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi secara nyata. Regenerasi kepemimpinan yang disertai dengan penguatan visi dan program kerja diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan organisasi yang adaptif, inklusif, dan berdampak luas.
(Konstributor: Ahmad Rizal)



