Pentigraf Alam Berbisik, Prioritas Tempe Mendoan
Pentigrafis: Aprita Nenny Poetry Alam Berbisik Langit yang awalnya cerah mulai menghitam. Tidak terdengar lagi suara pekerja yang saling...
Pentigrafis: Aprita Nenny Poetry Alam Berbisik Langit yang awalnya cerah mulai menghitam. Tidak terdengar lagi suara pekerja yang saling...
Pentigrafis Nurifah Hariani Bapak Mertua dan Sukarno Bagi Bapak mertua, Presiden Republik indonesia itu hanyalah Sukarno. Bukan soal pan...
Pentigrafis: Tika Suhartatik Bersyukur Gigi Hilang Anak itu kupanggil Alan. Salah satu mahasiswaku yang mendapatkan beasiswa bidik misi. Di...
Pentigrafis: Yudi Hermawanto Cincin Pertunangan Ruang tamu di rumah kecil itu serasa bergetar dengan kegembiraan saat waktu dihalalkan h...
Potret Sudut Kota (Yogyakarta - untuk anak yang tertidur beralas kardus di Jl. C Simanjuntak) Di ujung gang sempit yang becek dan gelap, s...
Payung Kuning di Tengah Hujan Hujan deras mengguyur kota sore itu. Di depan halte yang penuh orang, seorang gadis berdiri canggung dengan ba...
Pentigrafis Heru Marwata Ketika Diam-Diam Mengagumimu Pentigraf Tahu Bulat HM Ketika diam-diam mengagumimu, ternyata aku selalu dilanda ...
Pentigrafis Ria Mi Senyum Lugu Parwati Malam ini Parwati tunduk pada keputusan sepihak. Atas perintah juragan Gopar, Komari melamar Parwati ...
Stroke Kemarin dia masih baik-baik saja. Dia tersenyum untuk sesuatu yang ia sukai. Dia berteriak kalau lagi perlu bantuan dan dia akan sang...
Pentigrafis Em. Johan Anak Pandangan Vera menerawang. Kosong. Tamu bulanan yang diharapnya tak datang, tetap tepat waktu. Program kehami...
Pentigrafis: Tung Widut Undangan Pernikahan ke Dua Mahmudi seorang lelaki yang membuat Yulainar patah hati. 35 tahun lalu setiap hari Mahmud...
Pentigrafis: Joko Setyo Hutomo Jangan Ajari Saya Puasa Hari belum terlalu siang tetapi matahari telah terasa teriknya. Becak yang kutumpan...