Santri yang Menjaga Waktu
Cerpen: Yoyok Alfianto Di sebuah pesantren yang tidak terlalu besar, hiduplah seorang santri yang dikenal sangat sederhana. Namanya tidak pe...
Cerpen: Yoyok Alfianto Di sebuah pesantren yang tidak terlalu besar, hiduplah seorang santri yang dikenal sangat sederhana. Namanya tidak pe...
Cerpen: Sukarsih Apriani Udara segar menyapa ketika kubuka jendela kamar di lantai dua kontrakanku. Dari sana, hamparan laut dan langit se...
Cerpen: Yulputra Nopriza l*) Setibanya di kedai kopi Ahas, tanpa memandang ke sana-sini, seperti tentara, pemuda itu langsung duduk di bangk...
Cerpen Lilis Suryaningsih, S.E Deburan ombak dan semilir angin di Pantai Salopeng menghidupkan kembali ingatan-ingatan lama. Aku menggengg...
Cerpen: Ipung An Seorang ayah duduk dalam sunyi yang tak pernah benar-benar sepi. Jarak memisahkan raga, tapi kenangan justru datang paling ...
Cerpen: Ach. Fauzi (ACeHa KaeF) Di suatu pagi yang paling subuh, langit temaram membersamai tumpahan derai gerimis hujan. Tampak sesosok pem...
Kisah ini tidak dimulai dari pembunuhan, melainkan dari pembiaran yang berlangsung terlalu lama. Dari gang-gang sempit Kasturba Nagar, teror...
Cerpen: Andhika Hujan baru saja berhenti ketika lampu-lampu jalan mulai menyala satu per satu. Aspal basah memantulkan cahaya kuning yang pu...
Cerpen: Sa'ullah Pagi yang cerah tepat pukul 06.50 WIB jalan raya masih sepi, hanya beberapa motor dan mobil yang melintas bisa dihitung...
Cerpen: Muhtadi Chasbien Sejak kejadian itu, kau paling membenci acara makan malam. Meja panjang dengan taplak bunga krem yang dulu terasa h...
Cerpen: Anonim Kisah ini menuturkan perjalanan batin Alwan, seorang ayah lanjut usia yang perlahan kehilangan rasa aman di rumahnya sendiri....
Cerita Fitraini Sebuah kisah horor berlatar Pulau Sapeken, Madura, tentang dua siswa SMP yang menantang rasa takut demi mencari jangkrik, hi...
Cerpen: Ufil Kaila Desa merupakan tempat ternyaman bagi seorang pemburu ketenangan. Desa adalah sahabat untuk melepas keramaian yang menggad...
