Tentang Kita, yang Gagal Jadi Selamanya
Cerpen: M. Lailul Mubarok* Di waktu pagi yang begitu sangat dewasa, angin mendorong fajar yang sudah jauh, dan burung telah memainkan sulin...
Cerpen: M. Lailul Mubarok* Di waktu pagi yang begitu sangat dewasa, angin mendorong fajar yang sudah jauh, dan burung telah memainkan sulin...
Cerpen: Kang Thohir Pagi yang cerah melambai arah. Di sini aku menunggu untuk hati yang kusinggah. Tak ada cinta yang datang menyapa. Entah,...
Buku Eudaimonisme: Merengkuh Hidup Bahagia dengan Kebajikan dalam Spiritualitas Muslim ini mengkaji konsep eudaimonia —kebahagiaan sejati y...
Cerpen Lilik Rosida Irmawati Madra’i mengeratkan sarung yang berkibar-kibar tertiup angin kencang. Gemuruh ombak menyatu dengan angin yang...
Tulisan ini mengulas posisi perempuan dalam masyarakat Madura sebagai simbol kehormatan sekaligus pelaku utama dalam tradisi perjodohan. Di...
M.Ardiansyah Saputra penulis asal Bragung, kini sedag duduk di bangku kls 2 MA Tahfidh Annuqayah, juga aktif di komunitas laskar pena PPA...
Ainun Nafis , Alumnus Al-Azhar, beberapa puisinya di antologikan di dalam (Dalam Hening Kami Bicara) saat ini sedang berteduh di ruang sastr...