Mahasiswa Universitas Annuqayah Sabet Juara Nasional hingga Internasional dalam Kompetisi Bahasa Arab
Rulis, Sumenep — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura. Tiga mahasiswa dari kampus berbasis pesantren tersebut sukses meraih juara dalam ajang kompetisi bahasa Arab tingkat nasional hingga internasional yang digelar di sejumlah perguruan tinggi ternama, Sabtu (9/5/2026).
Ketiga mahasiswa tersebut menunjukkan kemampuan unggul dalam berbagai cabang lomba bahasa Arab, mulai dari pidato, baca puisi, hingga baca berita.
Mahasiswa pertama, Ahmad Shidqi Ajid dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, berhasil meraih Juara I Lomba Pidato Bahasa Arab tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang (UM).
Prestasi serupa juga diraih Muhammad Hishni Musyarrof, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, yang sukses menyabet Juara I Lomba Baca Puisi Bahasa Arab tingkat nasional di kampus yang sama.
Sementara itu, Andry Rahmatillah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, berhasil meraih Juara II Lomba Baca Berita Bahasa Arab tingkat internasional yang digelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Capaian tersebut semakin mengukuhkan reputasi Universitas Annuqayah sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis pesantren yang mampu melahirkan mahasiswa berprestasi dan kompetitif di bidang akademik, khususnya bahasa Arab.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Annuqayah, M. Ali Qarrar Al Khasy, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa tersebut. Ia menilai prestasi itu lahir dari kombinasi kerja keras mahasiswa, dukungan dosen, serta atmosfer akademik yang terus mendorong pengembangan potensi mahasiswa.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Annuqayah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas akademik di tengah kompetisi yang semakin ketat. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kampus kami,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti di sini. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berani tampil, dan membawa nama baik kampus di berbagai ajang,” tambahnya.
Salah satu peraih prestasi, Andry Rahmatillah, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraihnya dalam kompetisi tingkat internasional tersebut. Ia menuturkan bahwa proses persiapan dilakukan secara intensif, mulai dari latihan penguasaan bahasa, teknik penyampaian berita, hingga membangun rasa percaya diri.
“Persiapan matang dan dukungan dari dosen serta teman-teman menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini. Kompetisi seperti ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas pengalaman dan jejaring akademik,” katanya.
Ia menambahkan, kemampuan berbahasa Arab saat ini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi mahasiswa yang ingin berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita dituntut memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik, penguasaan materi, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan di depan dewan juri,” pungkasnya.
(beryl/ua.ac.id)



