UPI Sumenep Gandeng Rumah Literasi Sumenep Gelar Bedah Buku dan Pelatihan Menulis Pentigraf
![]() |
| Wakil Rektor I Bidang Akademik UPI Sumenep, Dr. Suhartatik, M.Pd |
Sumenep, Rulis – Dalam upaya mengenalkan genre sastra pentigraf kepada generasi muda, Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggandeng Rumah Literasi Sumenep (Rulis) menggelar Bedah Buku dan Pelatihan Menulis Pentigraf di kampus UPI Sumenep, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI Sumenep sebagai bagian dari penguatan budaya literasi dan kreativitas menulis karya sastra modern.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UPI Sumenep, Dr. Suhartatik, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan pentigraf sebagai salah satu genre sastra yang masih belum banyak dipahami masyarakat, khususnya mahasiswa.
“Pelatihan dan bedah buku pentigraf ini bertujuan mengenalkan genre sastra baru karena masih banyak yang belum mengetahui dan memahami pentigraf. Mahasiswa diharapkan memiliki tambahan wawasan budaya literasi serta mampu menghasilkan karya sastra pentigraf yang lebih efektif, kreatif, dan estetis,” ujar Suhartatik.
Menurutnya, kegiatan bedah buku juga menjadi ruang apresiasi sekaligus kritik sastra bagi mahasiswa dalam memahami isi, estetika, dan proses kreatif seorang penulis.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat mahasiswa dalam mempublikasikan karya sastra mereka. Nantinya peserta diharapkan mampu menghasilkan karya pentigraf yang layak diterbitkan di media maupun dalam bentuk antologi,” tambah perempuan yang juga menjadi supervisor Rumah Literasi Sumenep tersebut.
Dalam kegiatan ini, buku yang dibedah adalah Kitab Pentigraf “Tikaman Penuh Senyum” karya Lilik Rosida Irmawati. Adapun pembedah buku menghadirkan Matroni Musèrang, salah satu dosen UPI Sumenep yang aktif di bidang sastra dan literasi.
Melalui kegiatan tersebut, UPI Sumenep dan Rumah Literasi Sumenep berharap lahir penulis-penulis muda yang produktif serta mampu memperkaya khazanah sastra Indonesia, khususnya dalam genre pentigraf yang kini mulai berkembang di kalangan pegiat literasi.
(SA)


