Peserta Workshop Membaca Puisi Rulis Penuh Semangat dan Antusias

Kepala Bidang Pengawasan, Pengembangan, dan Layanan Kearsipan, Agus Utomo, S.Sos., M.M., (tengah) saat menyampaikan sambutan
Sumenep, Rulis: Rumah Literasi Sumenep (Rulis) menyelenggarakan Workshop Membaca Puisi pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta.
Workshop yang merupakan hasil kerja sama antara Rulis dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep ini diikuti oleh 36 peserta yang terdiri atas guru, pembina, dan pelatih pembacaan puisi dari berbagai sekolah dan komunitas. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pembimbing pembacaan puisi, baik di lingkungan pendidikan formal maupun komunitas literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, dalam sambutan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengawasan, Pengembangan, dan Layanan Kearsipan, Agus Utomo, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra, khususnya puisi.
“Workshop ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para pendidik dan pembina sastra dalam membimbing peserta didik, baik untuk kepentingan pembelajaran, penampilan, maupun ajang lomba. Membaca puisi bukan semata soal melafalkan kata, tetapi juga tentang penghayatan, kepekaan rasa, serta kemampuan menyampaikan makna dan nilai kepada pendengar,” ujar Agus Utomo.
Ia menambahkan, guru, pembina, dan pelatih memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sastra dan budaya literasi. Karena itu, kegiatan semacam ini dinilai penting sebagai ruang belajar bersama, berbagi pengalaman, serta mempererat jejaring antarpelaku sastra di Kabupaten Sumenep.
Pada kesempatan tersebut, Agus Utomo juga menyampaikan apresiasi kepada para pemateri, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang workshop, tetapi dapat diterapkan dan ditularkan kembali kepada peserta didik dan komunitas masing-masing,” pungkasnya.
Workshop ini menghadirkan tiga pemateri. Yulian menyampaikan materi tentang Apresiasi Sastra dalam Bentuk Puisi, Syaf Anton WR membawakan materi Pengenalan dan Pemahaman Bentuk-bentuk Pembacaan Puisi, sementara Fendi Kaconk mengulas Metode dan Teknik Membaca Puisi. Ketiga materi tersebut disampaikan secara interaktif dan aplikatif, sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan oleh peserta.\
(Syaf/Rulis)
Pilihan




