Puisi-puisi Pendek M.Lailul Mubarok


M.Lailul Mubarok
merupakan santri aktif PPA.Lubtara puisinya tersiar dalam beberapa media cetak maupun online


Sajak Jennaira

Jennaira
Kemarilah.

(Lubtara2025)

 


Sebelum

Sebelum benih berteduh dalam kehangatan
Aku duduk dengan meraba-raba lembaran
Dari seribu harapan
Hanya satu kudapatkan.

Melangkah dengan adanya alamat
Masuk tanpa sepengetahuan mata orang.

Dalam gelapnya gulita
Tangan berdansa
Dengan harapan tak ada mata
Menatap.

Jiwa layu
Mulut bisu
Dan akupun tak tahu.

(Lubtara 2025)

 

 

Dosa

Dosa itu telah menyapa
Di tengah alunan lelah
Namun hanya kuabaikan
Membuat ling-lung

Tapi aku tak tahu pada wajahnya
Tubuhnya
Lengannya
Dan kepalanya

Ia saat itu
Hanya berwujud selempang

(Lubtara 2025)

 

 

Bingung

Tidurmu tak terlalu nyenyak
Untuk jadikan hindar
Dari perintah tuhan.

Rayuan itu terus menyapa
Hingga harus dipaksa
Agar tak terlalu lama
Panasnya api neraka.

Tuhan
Maafkan jika terus begitu
Bisa begini
Karena hal itu

(Lubtara 2025)

 

 

Setangkai harapan

Seharusnya kau membakarku
Agar tersusun di selang begitu bisu.

Mengapa kau membiarkanku
Disini
Bersama sunyi.

Aku ingin berkelahi bersama saudara
Meski selang itu tanpa cahaya
Namun, aku akan kembali
Dari tanah
Ketanah
Dan akan membakar seluruh keinginan.

(Lubtara 2025)

 

 

Sayang

Tangan meraba-raba
Pada yang sama.

Mengapa harus diam
Apakah engkau mau

Kata terus terbang
Pada tanpa keinginan

Sayang
Bangun

Menjijikkan.

(Lubtara 2025)

 

Pilihan

Tulisan terkait

Utama 6688847545674215238

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.Silakan

emo-but-icon

Baru


Daftar Isi


 

Idola (Indonesia Layak Anak)

Idola  (Indonesia Layak Anak)
Kerjasama Rumah Literasi Sumenep dengan Pro 1 RRI Sumenep

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Banner untuk Anda

Banner untuk Anda
Anda punya rencana kegiatan yang mau dipublikasikan dalam bentuk banner? Kegiatan apapun, silakan kirim lewat email penulisrulis@gmail.com, dan akan kami terbitkan di halaman ini. Gratis

Whorshop Membaca Puisi Tahap II

Whorshop Membaca Puisi Tahap II
Setelah tahap I, Rulis kembali adakan Workshop Membaca Puisi Tahap II. Selengkapnya KLIK gambar

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >

Relaksasi


 


 

Jadwal Sholat

item
close