Rumah Literasi Sumenep dan UPI Gelar Workshop Membaca Puisi Tahap II untuk Guru dan Pembina Sastra
![]() |
| Ketua Rulis, Yulianti (depan laptop) sedang memberi pengantar |
Sumenep, Rulis: Setelah sukses menyelenggarakan Workshop Membaca Puisi bagi Guru, Pembina, dan Pelatih Tahap II, Rumah Literasi Sumenep (Rulis) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi sastra. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, ini terlaksana atas kerja sama dengan Universitas PGRI (UPI) Sumenep.
Workshop tersebut digelar di Kampus UPI Sumenep dan diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari kalangan guru, pembina, serta pelatih sastra. Para peserta mendapatkan materi yang sama dengan pemateri yang sama pula, yakni penyair dan praktisi sastra Syaf Anton WR dan Fendi Kaconk, yang dikenal aktif dalam pengembangan sastra dan pembacaan puisi.
Ketua Rumah Literasi Sumenep, Yulianti, menjelaskan bahwa workshop membaca puisi ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperdalam apresiasi peserta terhadap karya sastra, khususnya puisi. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengapresiasi, menafsirkan, dan membacakan puisi secara tepat, ekspresif, dan bermakna.
“Workshop ini bertujuan menjembatani antara pemahaman teks puisi dengan aktualisasi emosi penyair yang disampaikan kepada pendengar,” ujar Yulianti dalam keterangannya.
![]() |
| Panitia dan peserta workshop foto bersama |
Ia menambahkan, melalui workshop ini diharapkan para pendidik dan pembina sastra memperoleh wawasan serta bekal metodologis yang lebih kaya dalam membimbing peserta didik. Baik dalam konteks pembelajaran di kelas, penampilan seni, maupun persiapan mengikuti berbagai ajang lomba sastra.
“Workshop ini diharapkan mampu memperkaya perspektif para guru dan pembina sastra. Membaca puisi bukan semata-mata soal melafalkan kata, tetapi menuntut penghayatan, kepekaan rasa, serta kemampuan menyampaikan makna dan nilai yang terkandung di dalamnya kepada pendengar,” jelas Yulianti.
Dengan terselenggaranya workshop tahap kedua ini, Rumah Literasi Sumenep bersama Universitas PGRI Sumenep menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi literasi yang konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan sastra dan penguatan budaya literasi di lembaga masing-masing.
(Rulis)






